Paradigma Psikologi Kepribadian Trait

Personality Trait? Ya, anda tentunya akan bertanya-tanya mengenai apa yang dimaksud dengan personality trait atau kepribadian trait tersebut.  Tetapi sebelum kita membahas lebih jauh, sebaiknya kita mengetahui lebih dahulu apa yang dimaksud dengan masing-masing kata yang terkandung di dalamnya.

Paradigma

          Paradigma adalah suatu cara pandang mendasar cara kita melihat, memikirkan, memaknai atau suatu keyakinan dari kelompok masyarakat ilmiah yang diperoleh melalui pencapaian-pencapaian sebagai hasil refleksi penelitian yang belum ada sebelumnya dan bersifat luas serta memerlukan artikulasi dan spasifikasi lebih lanju atas fenomena yang ada. Keyakinan tersebut menjadi pegangan mereka dalam memecahkan berbagai persoalan ilmiah (Thomas Khun, 1970).

Psikologi

          Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dan proses mental organisme. Berdasarkan hasil kajian Wade and Travis mendefinisikan psikologi sebagai sebuah disiplin yang berfokus pada tingkah laku dan proses mental dan bagaimana mereka dipengaruhi oleh keadaan fisik, kondisi mental, dan lingkungan eksternal. Pada intinya, psikologi adalah ilmu yang mempelajari diri kita sendiri sebagai manusia sehingga  kita dapat mengetahui lebih banyak tentang diri kita sendiri. Oleh karena itu sebagai gantinya, berbagai pendekatan eksperimen yang menggunakan manusia mulai banyak digunakan. Salah satunya adalah pendekatan trait.

Kepribadian

          Kepribadian memiliki banyak arti karena perbedaan sudut pandang para ahli yang didasarkan dari hasil penelitian, cara pengukuran, maupun teori yang dikemukakan. Menurut Calvin S.Hall dan Gaedner Lindzey (2000) bahwa Allport (1937) dalam penelitiannya menemukan hampir 50 definisi kepribadian yang saling berbeda dan digolongkan ke dalam beberapa kategori. Pengertian atau definisi kepribadian dapat dikemukakan menurut beberapa ahli, yaitu:

  • Gordon Allport (1937) Kepribadian adalah suatu organisasi yang dinamis dari sistem-sistem psikofisis di dalam individu yang menentukan penyesuaian yang khas terhadap lingkungannya.
  • Koswara (1991) Kepribadian adalah bagaimana individu menampilkan dan menimbulkan kesan bagi individu lain.
  • Freud (1991) Kepribadian adalah suatu struktur yang terdiri dari tiga sistem yakni id, ego, dan superego.
  • Agus Sujanto dkk (2004) Kepribadian adalah suatu totalitas psikofisis yang kompleks dari individu, sehingga nampak dalam tingkah lakunya yang unik.
  • Soeharto Heerdjan (1987) Kepribadian adalah himpunan segala fungsi kejiwaan seseorang sebagai suatu kesatuan dinamis dengan mengusahakan penyesuaian diri orang tadi terhadap tuntutan hidup sambil menjaga keseimbangan diri, baik secara fisik maupun psikis.
  • Calvin S.Hall dan Gardner Lindzey (2000) Kepribadian adalah sesuatu yang memberi tata tertib dan keharmonisan terhadap segala macam tingkah laku berbeda-beda yang dilakukan si individu.

Dari pengertian uraian di atas bisa diperoleh gambaran bahwa kepribadian, menurut pengertian sehari-hari, menunjuk kepada bagaimana individu tampil dan menimbulkan kesan bagi individu-individu lainnya baik yang datang dari luar dirinya atau lingkungannya maupun dari dalam dirinya sendiri sehingga corak tingkah lakunya itu merupakan satu kesatuan fungsional yang khas bagi individu itu.

Kepribadian Trait (Sifat)

          Kepribadian terdiri dari antara lain trait dan  tipe. Trait sendiri dijelaskan sebagai konstruk teoretis yang menggambarkan unit/dimensi dasar dari kepribadian. Trait menggambarkan konsistensi respon individu dalam situasi yang berbeda-beda. Sedangkan tipe adalah pengelompokan bermacam-macam trait. Dibandingkan dengan konsep trait, tipe memiliki tingkat regularity dan generality yang lebih besar dari pada trait.

Trait merupakan disposisi untuk berperilaku dalam cara tertentu, seperti yang tercermin dalam perilaku seseorang pada berbagai situasi. Teori trait merupakan teori kepribadian yang didasari oleh beberapa asumsi, yaitu:

  1. Trait merupakan pola konsisten dari pikiran, perasaan, atau tindakan yang membedakan seseorang dari yang lain, sehingga:
    • Trait relatif stabil dari waktu ke waktu
    • Trait konsisten dari situasi ke situasi
  1. Trait merupakan kecenderungan dasar yang menetap selama kehidupan, namun karakteristik tingkah laku dapat berubah karena:
  • ada proses adaptif
  • adanya perbedaan kekuatan, dan
  • kombinasi dari trait yang ada
gordon-allport

Gordon W. Allport

Teori Trait Menurut Gordon W. Allport

          Gordon Allport adalah seorang ahli psikologi  yang melakukan suatu penelitian tentang kepribadian trait pada manusia. Menurut Allport, trait adalah sistem neuropsikis yang digeneralisasikan dan diarahkan, dengan kemampuan untuk menghadapi bermacam-macam perangsang secara sama, memulai serta membimbing perilaku adaptasi dan ekspresi secara sama.

Allport membedakan antara trait umum dengan disposisi pribadi sebagai berikut:

  • Trait Umum adalah dimensi trait di mana individu dapat dibandingkan satu sama lainnya.
  • Disposisi pribadi dimaksudkan sebagai pola atau konfigurasi unik trait-trait yang ada dalam diri individu. Allport memandang disposisi pribadi sebagai sejenis organisasi yang terorganisasi, sebagian memiliki pengaruh yang lebih pervasif pada perilaku seseorang dibandingkan lainnya. Allport membedakan disposisi pribadi menjadi 3 macam, yaitu:
  • Disposisi kardinal : beberapa orang mungkin memiliki satu disposisi dominan yang mempengaruhi hampir semua aspek perilaku mereka. Tokoh Bunda Theresa mungkin dapat dikatakan memiliki disposisi kardinal alturism.
  • Disposisi sentral : kecenderungan untuk berespon yang kurang pervasif tetapi masih sangat umum. Sebagian besar dari kita memiliki 5 samapai 10 disposisi yang berfungsi mengorganisasikan dan mengarahkan banyak aspek kehidupan kita. Bagi wanita yang sebelumnya diceritakan, keramahannya adalah salah satu disposisi sentralnya.
  • Disposisi sekunder : kita memiliki banyak minat atau kecenderungan berespon yang lebih spesifik dan sempit. Misalnya, kesukaan akan pakaian tertentu atau kecenderungan menjaga kerapian meja tetapi penampilan pribadi yang tidak rapi.

 Faktor genetik dan lingkungan sama-sama berpengaruh dalam menentukan perilaku manusia. Bukan hanya faktor keturunan sendiri atau faktor lingkungan sendiri yang menentukan bagaimana kepribadian terbentuk, melainkan melalui pengaruh resiprokal faktor keturunan dan lingkungan yang memunculkan karakteristik kepribadian. -Gordon W. Allport

3 Kategori Trait

  1. Kategori Kepemilikan
  • Trait Umum

Trait yang dimiliki oleh semua orang dalam tingkatan tertentu. Bersifat universal yang mungkin dilatarbelakangi oleh hereditas manusia dan berada pada kelompok budaya yang sama serta menghadapi pola tekanan social yang sama pula.

  • Trait Khusus

Trait yang dimiliki satu orang saja (bisa juga dimiliki oleh beberapa orang dengan kombinasi antar trait yang berbeda). Sifat unik ini terutama berhubungan dengan interest dan attitude.

  1. Kategori Kedalaman
  • Trait Permukaan

Merupakan sifat yang tampak, yang menjadi tema umum dari beberapa tingkah laku. : remaja yang lincah. Menyenangkan orang lain, dan merencanakan kegiatan yng menarik mungkin dapat dikatakan memiliki trait permukaan yang periang (surface traits cheerfulness).

  • Trait Sumber

Elemen-elemen dasar yang menjelaskan tingkah laku. Sifat ini tidak dapat disimpulkan langsung dari amatan tingkah laku dan hanya dapat diidentifikasi memakai analisis faktor. Trait sumber ini bisa bersifat konstitusional (dibawa sejak lahir) atau bersifat bentukan lingkungan (environmental mold).

  1. Kategori Modalitas Ekspresi
  • Trait Kemampuan (ability)

Menentukan keefektivan seseorang dalam usaha mencapai tujuan. Contoh: kecerdasan.

  • Trait Temperamen (temperament)

Gaya atau irama tingkah laku. Contoh: ketenangan, kegugupan, keberanian, santai, mudah terangsang.

  • Trait Dinamik (dynamic)

Motivasi atau kekuatan pendorong tingkah laku. Contoh: dorongan, interes, ambisi menguasai sesuatu.

gordon-w-allports-quotes-1

Iklan